Category Archives: xxx

Pemuja iblis – 4

Awek Pantat Panas CantikDodi setuju bertaruh denganku, Anak tersebut kembali menelan kontolku, menarik-nariknya, aku mulai menggoyang-goyang pantatku, menyodomi mulutnya yang kecil. "Akhh.. Akhh.. Hemm.. Hemm", desahanku. Kontolku sengaja tidak kumasukkan semuanya, karena anak tersebut bisa tersedak dan terbatuk nantinya. batang totongku yang masuk setengahnya saja sudah memberikan keenakan dan kenikmatan kok. Batang kontolku masih berada di dalam mulut Dodi, beberapa lamanya, hingga berakhir juga permainanku dengan meninggalkan air maniku di dalam mulutnya dan uang 10.000 ribu menjadi miliknya. Syarat pertama, atau yang ke-berapalah telah lengkap, malam itu aku tidak bisa tidur, gelisah, saat mencoba untuk bangkit dari pembaringanku begitu susah, sepertinya aku terpaku di tikar ini, tubuhku lengket dengan lantai. Dengan tubuh yang berkeringat, padahal hari tidak begitu panas, tapi tubuhku mengeluarkan keringat sangat banyak. Akhh.. Entah kenapa badanku ini, pikirku dan dengan tiba-tiba telah muncul sesosok makhluk berbulu, yah makhluk yang aku puja ternyata datang. Yah aku yakin, bahwa kondisi hari ini yang membuatku begini adalah karena makhluk itu, yah tanda-tanda kedatangan makhluk tersebut yang mendekatiku dan tubuhnya yang besar dengan bulu-bulu yang menutupi seluruh tubuhnya tersebut menindihku, akhh.. Aku rasakan bulu-bulu seluruh tubuhnya begitu lembut dan dingin. Makhluk tersebut mencumbu bibirku, akhh.. Begitu menggairahkan, aku sangat bergairah sekali jadinya. Sambil memejamkan mata dan membalas cumbuan-cumbuan bibir makhluk tersebut yang aku rasakan hangat, dan lidahnya masuk ke dalam mulutku, menjilati lidahku, menjilati langit-langit mulutku, seluruh rongga mulutku, hingga ke ujung mulutku, menggelitik anak lidah mulutku yang menggantung di ujung mulut. Akkhh.. Gelinya.. Akh.. Enaknya.. Sementara bagian duburku yang telah dimasuki kontol makhluk tersebut, terus merambat masuk dengan sendirinya, lebih ke dalam. "Akhh.. Aku mendesah keenakan, nikmatt.. Teruskann.. Teruskann..", ucapku. Makhluk tersebut dengan gerakan pelan terus melakukan permainannya, setiap gerakan dan permainannya membuatku terhanyut dengan kenikmatan dan kegelian yang sangat luar biasa dan nafsuku semakin memuncak, birahiku tak dapat kukontrol lagi. Aku memeluk tubuhnya, mengelus-elus bulu-bulu tubuhnya yang begitu lembut dan sejuk. Akhh.. Aku menikmatinya.. Aku menikmatinya.. Akhh.. Oohh.. Kenikmatan yang luar biasa, hingga berakhir di saat detik-detik fajar akan muncul di ufuk timur. Aku terkulai lemas, tak berdaya, dengan cairan maniku yang tergenang di sampingku, akhh begitu banyak, kental, entah berapa kali aku mengeluarkan air mani sampai tergenang begini. Beberapa lama aku hanya berbaring, yah berbaring saja, Akhh.. Aduhh.. Aduhh.. Erangku, memegang perutku yang terasa seperti di remas-remas, sakit.. Sakitt.. Aduhh. Kurapatkan kedua tanganku memeluk perutku, menahan sakit yang luar biasa, aduhh.. Ucapku pelan, Bapak yang baru pulang mendengar eranganku dan segera masuk. "Joko, kenapa kau Le?", tanya Bapak. "Entahlah Pak, aduhh.. Sakitt.. Aduhh, Pak", erangku. Bapak kebingungan dan memegang perutku, menanyakan daerah mana yang sakit. Tangan Bapak menekan-nekan perutku, memukul-mukulnya dengan pelan. "Aneh", ucapnya pelan. Perutku memang tidak kembung, namun sakitnya luar biasa.. Luar biasa.. Aku mengejan, seperti ada sesuatu yang mau keluar dari dalam perutku, kupaksakan, kupaksakan agar sesuatu tersebut keluar, kudorong.. Ku dorong.. Hingga dari lobang pantatku keluar gumpalan sebesar genggaman anak bayi, satu persatu keluar. Bapak terus menyaksikan saat gumpalan ketiga dan terakhir keluar dari lobang pantatku.. Aakkhh.. Desahku panjang memaksa sesuatu tersebut keluar, hingga aku dapat bernafas dengan lega. Bapak mengambilnya dengan kain, benda tersebut berwarna hitam, Bapak melihat lebih dekat lagi. Aku melihat Bapak sedang menggosok-gosokan benda tersebut dengan kain dan, Ahh.. Ucapnya, terkejut melihat barang tersebut. "Emas.. Emas.. Le.. Emass..", teriak Bapak. Aku ikut mengamati dan tidak percaya, aku memberaki emas atau melahirkan emas?, akh.. Tak masuk akal, yah tak masuk akal. Teriakan Bapak mengundang tetangga-tetanggaku datang. "Ada apa Pak Nar", ucap mereka mengetuk pintu. "Oh, tidak.. Tidak..", jawab Bapak agak gugup. Setelah membersihkan benda yang ternyata emas tersebut, aku beserta Bapak mencoba menjualnya dan sedikit susah memang, tapi syukur ada yang menerimanya dengan harga yang agak tinggi dan uang hasil penjualan ketiga emas tersebut sungguh diluar dugaan dan bayangan kami, wah.. Uang sebanyak itu belum pernah kami dapatkan, akh.. Jangankan segitu, uang satu juta saja aku tidak pernah memegangnya. "Luar biasa Le, luar biasa", ucap Bapak berkali-kali. Kami menatap uang yang terletak di lantai begitu banyak, banyak, berserakan.. "Kita berhasil Le, kita berhasil" "Yah, Pak.. Kita berhasil", ucapku tersenyum. Akhirnya Aku dan Bapak membuka usaha rumah makan di lokasi yang strategis, dengan membeli sebuah ruko berlantai tiga di depan jalan Raya. Aku mengajak teman-temanku untuk membantuku, yah.. Mereka akan menjadi pegawaiku. Tentu saja banyak yang bertanya dari mana kami mendapatkan uang dan Bapak sangat mahir dalam menyembunyikan cerita yang sebenarnya dengan mengarang cerita bahwa saat aku menarik becak mendapat batu merah delima dan seorang pengusaha luar mau membelinya dengan harga tinggi, yah itulah cerita Bapak dan semua tetanggaku percaya dan mungkin ada juga yang tidak percaya yah? Tapi peduli setan dengan mereka, yang penting hidupku akan berubah, yah akan berubah. Selamat tiggal penderitaan dan siap-siaplah menuju kebahagian yang selama ini aku impikan. Usaha rumah makan yang kami jalankan, ternyata sukses, banyak pembeli bahkan ada beberapa perusahan yang mengontrak kami untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi karyawannya. Dengan waktu cepat aku dapat membuka cabang lagi di lokasi yang strategis juga. Bapak menikahi Mak Munah, aku mengajak Darman temanku untuk tinggal bersamaku. Nasib kami sama, sama-sama ditinggal istri karena tidak tahan dengan penderitaan, karena kami ini miskin, hanya seorang penarik becak dengan uang yang pas-pasan. Nafsuku tetap bergejolak dengan laki-laki, aku mengajak karyawanku untuk bercinta, mengentot. Aku meminta Darman menjadi teman baikku, teman sekaligus kekasih, atau istri sekalipun, melayaniku nafsuku di ranjang atau dimana saja saat nafsuku bergejolak. Aku tidak melarangnya untuk mengentot dengan lonte, namun yang utama dia harus melayani nafsu homoku. Saat aku ingin Bapak untuk melayaniku, Bapak dengan senang hati melayaniku. Dan Kang Maman yang belum aku sentuh lobang pantatnya mendapat jatah juga. Dengan rela laki-laki tersebut melayaniku, tanpa malu atau sungkan karena dia sudah pernah melakukannya dengan laki-laki lain, aku sudah menebaknya pada saat meraba buritnya yang sudah agak besar waktu akan dijadikan korban ketigaku oleh Bapak. Saat-saat bersama Darman, begitu indah kurasakan, laki-laki bertubuh besar, tinggi, tampan dengan postur tubuh kekar, berotot tersebut dan dadanya yang bidang berbulu. Tak habis-habisnya aku memintanya untuk melayaniku, sebagai bininya atau lakinya mungkin. Akhh.. Darman melayaniku, membalas cumbuanku, mengisap-isap kontolku, aku mengentoti mulutnya dengan menekan-nekan pantatku, menggerak-gerakan pantatku maju mundur, hingga batang kontolku tenggelam dalam mulutnya. Bergantian aku mengemut kontolnya, mengocok-ngocoknya di dalam mulutku, menikmati daging kenyalnya yang enak aku rasakan, Akhh.. Jilatan lidahku tak habis-habisnya membasahi kontolnya dari kepala kontolnya hingga pangkalnya, menjilati dengan enak dan menikmati biji totongnya yang besar. Sementara jembut Darman aku cukur, seperti bulu-bulu di tubuhku, aku cukur semua. Aku memberi Darman kenikmatan dengan menyodomi buritku dan aku menikmati lobang pantat Darman dengan menyodominya juga. Akhh.. Saling terima dan memberilah.. Hingga merengkuh sisa-sisa kenikmatan yang tak berakhir. Setiap bulan Purnama satu malam penuh, aku melayani Iblis yang aku puja, menikmati permainan seksnya yang luar bisa yang membuat aku tak mampu bergerak, menikmati setiap permainannya yang membuatku melayang, menikmati kegelian dan kenikmatan yang luar biasa yang tidak mampu diberikan oleh manusia. Syarat selanjutnya yang harus aku lakukan adalah menyetubuhi 100 laki-laki, mengentot, menyodomi dengan mereka, saling bercumbu hingga merasakan puncak kenikmatan bagi keduanya, dan 99 laki-laki telah aku setubuhi, aku entot burit mereka, kontol mereka tak habis-habis kuisap, kukocok-kocok dengan mulutku, kujilati dari kepala kontol sampai pangkalnya, akhh.. Membuat mereka seperti melayang, keenakan dan menikmati sekali permainan yang kulakukan pada mereka. Syarat ini tidak bisa aku lakukan untuk laki-laki yang pernah aku sodomi untuk memenuhi syarat pertama. Yah, bisa saja aku lakukan namun tidak ada hitungannya dan akan membuat pengunjung yang datang ke rumah makanku menjadi berkurang. ***** Pembaca yang setia di Rumah Seks, aku tidak mengharapkan nilai A dari kalian, tapi sudilah menjadi 'syarat'ku yang ke 100, aku yakin, kalian akan terpuaskan olehku.
Tamat


Daftar Cerita Seks Umum – 10

Awek Pantat Panas CantikSeks Umum - Sekretarisku tercinta - 1
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 2
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 3
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 4


Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 5
Seks Umum - Mbak Siska dan Mbak Lisa
Seks Umum - Permainan binal
Seks Umum - Permainan gila - 1
Seks Umum - Permainan gila - 2
Seks Umum - Permainan gila - 3
Seks Umum - Lily Panther - Sang promotor
Seks Umum - Lily Panther - Bintang-bintang pun berebut - 1
Seks Umum - Lily Panther - Bintang-bintang pun berebut - 2
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 1
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 2
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 3
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 4
Seks Umum - Perselingkuhan istri setia - 1
Seks Umum - Perselingkuhan istri setia - 2
Seks Umum - Selingkuh hati - 1
Seks Umum - Selingkuh hati - 2
Seks Umum - Selingkuh hati - 3
Seks Umum - Cyntia mahasiswi itu - 1
Seks Umum - Cyntia mahasiswi itu - 2

Seks Umum - Affair ketika reuni - 1
Seks Umum - Affair ketika reuni - 2
Seks Umum - Affair ketika reuni - 3
Seks Umum - Affair ketika reuni - 4
Seks Umum - Pengalaman baru pembantuku
Seks Umum - Liku-liku kehidupan pribadiku - 1
Seks Umum - Liku-liku kehidupan pribadiku - 2
Seks Umum - Lily gadis hipersex - 1
Seks Umum - Lily gadis hipersex - 2
Seks Umum - Pengalaman pertama tak terlupakan
Seks Umum - Persahabatan - 1
Seks Umum - Persahabatan - 2
Seks Umum - Pengalaman Kristi bersama Kelvin
Seks Umum - Pengalaman pertama
Seks Umum - The last sanctuary - 1
Seks Umum - The last sanctuary - 2
Seks Umum - Putri Keraton - 1
Seks Umum - Putri Keraton - 2
Seks Umum - Sensasi di kantor
Seks Umum - Anugerah tak terduga
Seks Umum - Hilangnya keperawanan adik kelasku
Seks Umum - Internet Friend
Seks Umum - Kenikmatan Nia
Seks Umum - Kenangan Ebtanas

Seks Umum - Lia sabahatku yang imut
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 1
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 2
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 3
Seks Umum - Cerita Rina
Seks Umum - Pengalamanku dengan suami orang
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 1
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 2
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 3
Seks Umum - Haniku sayang
Seks Umum - Lily Panther - Gantengnya tamuku - 1
Seks Umum - Lily Panther - Gantengnya tamuku - 2
Seks Umum - Pengalamanku mempelajari G-spot dan orgasme wanita...
Seks Umum - Pengalamanku mempelajari G-spot dan orgasme wanita...
Seks Umum - Power of love - 1
Seks Umum - Power of love - 2
Seks Umum - Semerbak teratai di kolam berlumpur - 1
Seks Umum - Semerbak teratai di kolam berlumpur - 2
Seks Umum - Perselingkuhan Yayuk - 1
Seks Umum - Perselingkuhan Yayuk - 2
Seks Umum - Pembantuku yang menggairahkan
Seks Umum - Pengalaman bersama Christine
Seks Umum - Cerita asli - 1
Seks Umum - Cerita asli - 2

Seks Umum - Mahasiswi ibuku
Seks Umum - Anything for you - 1
Seks Umum - Anything for you - 2
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 1
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 2
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 3
Seks Umum - Lily Panther Live Show - 1
Seks Umum - Lily Panther Live Show - 2
Seks Umum - Nikmat membawa sengsara - 1
Seks Umum - Nikmat membawa sengsara - 2
Seks Umum - Proyek ibu dan anaknya
Seks Umum - Pengalaman baru selama 90 menit
Seks Umum - Pijat "Asal" - 1
Seks Umum - Pijat "Asal" - 2
Seks Umum - Pengalaman pertamaku bercinta
Seks Umum - Sepenggal cerita dari sang pecundang
Seks Umum - Sepupu temanku
Seks Umum - Sensation of car park - 1
Seks Umum - Sensation of car park - 2
Seks Umum - Tri, Pembantu binal
Seks Umum - Si Perjaka Windhu
Seks Umum - The mighty Oedin - 1
Seks Umum - The mighty Oedin - 2
Seks Umum - Ayahku sendiri
Seks Umum - Ini yang mewangikan
Seks Umum - Anak SMU di Desa - 1
Seks Umum - Anak SMU di Desa - 2
Seks Umum - Seni bercinta bersama Dina - 1
Seks Umum - Seni bercinta bersama Dina - 2
Seks Umum - 3 Kali sehari - 1
Seks Umum - 3 Kali sehari - 2
Seks Umum - 3 Kali sehari - 3




Daftar Cerita Seks Umum – 10

Awek Pantat Panas CantikSeks Umum - Sekretarisku tercinta - 1
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 2
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 3
Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 4


Seks Umum - Sekretarisku tercinta - 5
Seks Umum - Mbak Siska dan Mbak Lisa
Seks Umum - Permainan binal
Seks Umum - Permainan gila - 1
Seks Umum - Permainan gila - 2
Seks Umum - Permainan gila - 3
Seks Umum - Lily Panther - Sang promotor
Seks Umum - Lily Panther - Bintang-bintang pun berebut - 1
Seks Umum - Lily Panther - Bintang-bintang pun berebut - 2
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 1
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 2
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 3
Seks Umum - Pengalaman seks dengan teman kencanku ke 21 - 4
Seks Umum - Perselingkuhan istri setia - 1
Seks Umum - Perselingkuhan istri setia - 2
Seks Umum - Selingkuh hati - 1
Seks Umum - Selingkuh hati - 2
Seks Umum - Selingkuh hati - 3
Seks Umum - Cyntia mahasiswi itu - 1
Seks Umum - Cyntia mahasiswi itu - 2

Seks Umum - Affair ketika reuni - 1
Seks Umum - Affair ketika reuni - 2
Seks Umum - Affair ketika reuni - 3
Seks Umum - Affair ketika reuni - 4
Seks Umum - Pengalaman baru pembantuku
Seks Umum - Liku-liku kehidupan pribadiku - 1
Seks Umum - Liku-liku kehidupan pribadiku - 2
Seks Umum - Lily gadis hipersex - 1
Seks Umum - Lily gadis hipersex - 2
Seks Umum - Pengalaman pertama tak terlupakan
Seks Umum - Persahabatan - 1
Seks Umum - Persahabatan - 2
Seks Umum - Pengalaman Kristi bersama Kelvin
Seks Umum - Pengalaman pertama
Seks Umum - The last sanctuary - 1
Seks Umum - The last sanctuary - 2
Seks Umum - Putri Keraton - 1
Seks Umum - Putri Keraton - 2
Seks Umum - Sensasi di kantor
Seks Umum - Anugerah tak terduga
Seks Umum - Hilangnya keperawanan adik kelasku
Seks Umum - Internet Friend
Seks Umum - Kenikmatan Nia
Seks Umum - Kenangan Ebtanas

Seks Umum - Lia sabahatku yang imut
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 1
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 2
Seks Umum - Adakah kebenaran dari yang aku lakukan ini - 3
Seks Umum - Cerita Rina
Seks Umum - Pengalamanku dengan suami orang
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 1
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 2
Seks Umum - Lily Panther - Menggapai matahari - 3
Seks Umum - Haniku sayang
Seks Umum - Lily Panther - Gantengnya tamuku - 1
Seks Umum - Lily Panther - Gantengnya tamuku - 2
Seks Umum - Pengalamanku mempelajari G-spot dan orgasme wanita...
Seks Umum - Pengalamanku mempelajari G-spot dan orgasme wanita...
Seks Umum - Power of love - 1
Seks Umum - Power of love - 2
Seks Umum - Semerbak teratai di kolam berlumpur - 1
Seks Umum - Semerbak teratai di kolam berlumpur - 2
Seks Umum - Perselingkuhan Yayuk - 1
Seks Umum - Perselingkuhan Yayuk - 2
Seks Umum - Pembantuku yang menggairahkan
Seks Umum - Pengalaman bersama Christine
Seks Umum - Cerita asli - 1
Seks Umum - Cerita asli - 2

Seks Umum - Mahasiswi ibuku
Seks Umum - Anything for you - 1
Seks Umum - Anything for you - 2
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 1
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 2
Seks Umum - Fantasi dalam telepon - 3
Seks Umum - Lily Panther Live Show - 1
Seks Umum - Lily Panther Live Show - 2
Seks Umum - Nikmat membawa sengsara - 1
Seks Umum - Nikmat membawa sengsara - 2
Seks Umum - Proyek ibu dan anaknya
Seks Umum - Pengalaman baru selama 90 menit
Seks Umum - Pijat "Asal" - 1
Seks Umum - Pijat "Asal" - 2
Seks Umum - Pengalaman pertamaku bercinta
Seks Umum - Sepenggal cerita dari sang pecundang
Seks Umum - Sepupu temanku
Seks Umum - Sensation of car park - 1
Seks Umum - Sensation of car park - 2
Seks Umum - Tri, Pembantu binal
Seks Umum - Si Perjaka Windhu
Seks Umum - The mighty Oedin - 1
Seks Umum - The mighty Oedin - 2
Seks Umum - Ayahku sendiri
Seks Umum - Ini yang mewangikan
Seks Umum - Anak SMU di Desa - 1
Seks Umum - Anak SMU di Desa - 2
Seks Umum - Seni bercinta bersama Dina - 1
Seks Umum - Seni bercinta bersama Dina - 2
Seks Umum - 3 Kali sehari - 1
Seks Umum - 3 Kali sehari - 2
Seks Umum - 3 Kali sehari - 3




Ine, pembantu kecilku

Awek Pantat Panas CantikNamaku Andi, aku mahasiswa di salah satu PTN top di Bandung. Sekarang umurku 20 tahun. Jujur saja, aku kenal seks baru sejak SMP. Aku senang sekali ada situs khusus buat bagi-bagi pengalaman seperti ini, sehingga apa yang pernah kita lakukan bisa dibagi-bagi.
Awal aku mengenal seks yaitu saat secara tidak sengaja aku buka-buka lemari di rumah teman SMP-ku dan menemukan setumpukan Video VHS tanpa gambar di dalam sebuah kotak. Karena penasaran film apa itu, kuambil satu dan langsung kucoba di video temanku di kamar itu yang kebetulan sepi, karena temanku sedang les.
Kusetel film yang berjudul.. apa ya? aku lupa, ternyata itu film dewasa (waktu itu aku belum banyak tahu). Aku cuma pernah dengar teman-temanku pernah nonton film begituan, tapi aku tidak begitu penasaran. Nah, saat itu aku baru tahu itu loh yang namanya BF. Kebetulan itu film seks tentang anak kecil yang masih mungil bercinta dengan bapaknya, oomnya, temannya dan lain-lain.
Dan aku ingin cerita nih pengalaman pertamaku. Kejadian ini terjadi ketika aku masih SMA, di rumahku ternyata ada pembantu baru. Orangnya masih lumayan kecil sekitar 12 tahun lah, tapi itu dia yang membuatku suka. Aku itu suka sama wanita imut-imut yang masih agak kecil mungkin gara-gara video waktu itu (aku suka begitu melihat situs-situs tentang Lolita, soalnya cewek-cewek di situs-situs itu masih imut-imut). Dan yang paling membuatku terangsang adalah payudaranya yang masih baru tumbuh, masih agak runcing (tapi tidak rata).


Setiap hari itu dia kerjaannya, biasalah kerjaan pembantu rumah tangga, ya ngepel, ya mencuci dan lain-lain. Kalau aku sarapan, kadang suka melihat dia yang sedang ngepel and roknya agak terbuka sedikit, jadi tidak konsentrasi deh sarapannya karena berusaha melihat celana dalamnya, tapi sayang susah. Untuk awal-awal aku hanya bisa minta dibuatkan teh atau susu.
Lambat laun karena aku sudah ingin begitu melihat tubuhnya itu, kuintip saja dia kalau sedang mandi. Tapi sayang karena lubang yang tersedia kurang memadai, yang terlihat hanya pantatnya saja, soalnya terlihat dari belakang. Kadang-kadang terlihat depannya hanya tidak jelas, payah deh. Nah pada suatu hari aku nekat. Kupanggil dia untuk pijati aku, oh iya nama dia Ine.

"Ine.. pijitin saya dong, saya pegel banget nih abis maen bola tadi", kataku.
"Iya Mas, sebentar lagi ya. Lagi masak air nih, tanggung", jawabnya.

"Iya, tapi cepet ya. Saya tunggu di kamar saya."

Cihuy, dalam hati aku bersorak. Nanti mau tidak dia ya aku ajak begituan. Lalu kubuka bajuku sambil menuggu dia. Lalu pintuku diketok,

"Permisi Mas", ketoknya.

"Masuk aja Ne, nggak dikunci kok", lalu dia masuk sambil bawa minyak buat mijit.

Mulailah dia memijatku. Mula-mula dia memijat punggungku dan sambil kuajak ngobrol.

"Kamu sekolah sampai kelas berapa Ne?" tanyaku.

"Cuma sampai kelas tiga aja Mas, soalnya nggak ada biaya", jawab dia.

"Sekarang kamu umur berapa?" tanyaku lagi.

Dia menjawab, "Umur saya baru mau masuk 12 Mas."

"Udah gede dong ya", kataku sambil tersenyum.
Lalu aku membalikkan badan, "Pijitin bagian dadaku ya.." pintaku sambil menatap memohon. "Iya mas", katanya. Dia memijati dadaku sambil agak menunduk, jadi baju yang dia pakai agak kelihatan longgar jadi aku bisa melihat bra yang dia kenakan yang menutupi dua buah payudara yang masih baru tumbuh. Wah, kemaluanku jadi tidak karuan lagi rasanya. Dan aku juga menikmati wajahnya yang masih polos itu. Begitu dia selesai memijati dadaku, aku langsung bilang, "Pijitan kamu enak", terus aku nekat langsung meraba payudara dia yang imut itu, tapi ternyata dia kaget dan langsung menepis tanganku dan langsung lari dari kamarku. Aku kaget dan jadi takut kalau dia minta berhenti dan bicara dengsn ibuku. Gimana nich? aku langsung dihantui rasa bersalah. Ya sudah ah, besok aku minta maaf saja dengan dia dan berjanji tidak akan mengulangi lagi.
Benar saja, besok itu dia ternyata agak takut kalau lewat depanku. Aku langsung bicara saja dengan dia.

"Ne.. yang kemaren itu maaf ya.. Saya ternyata khilaf, jangan bilang sama Ibu ya."

"Iya deh Mas, tapi janji nggak kayak gitu lagi khan, abis Ine kaget dan takut", kata dia.

"Iya saya janji", jawabku.
Sebulan setelah peristiwa itu memang aku tidak ada kepikiran untuk menggituin dia lagi. Dan dia juga sudah mulai biasa lagi. Tapi pada suatu hari pas aku sedang mencari celanaku di belakang, mungkin celanaku sedang dicuci. Soalnya itu celana ada duitku di dalamnya. Yah basah deh duitku. Eh, pas aku lewat kamar si Ine, kelihatan lewat jendela ternyata dia lagi tidur. Rok yang dia pakai tersibak sampai ke paha. Yah, timbul lagi deh ide setan untuk ngerjain dia. Tapi aku bingung bagaimana caranya. Akhirnya aku menemukan ide, besok saja aku masukkan obat tidur di minumannya. Dan aku menyusun rencana, bagaimana caranya untuk memberi dia obat tidur.
Besok pas sedang makan dan kebetulan rumah sedang sepi, aku minta dibuatkan teh. Setelah selesai dia buat dan diberikan ke aku. Kumasukkan saja obat tidur ke teh itu. Terus manggil dia,

"Ne.. kok tehnya rasanya aneh sih?"

"Masa sih Mas?" kata dia.

"Cobain saja sendiri", dia langsung minum sedikit.

"Biasa saja kok Mas.." katanya.

"Coba lagi deh yang banyak", kataku.

Dia minum setengah, terus aku bilang,

"Ya udah yang itu kamu abisin saja, tapi buatin yang baru."

"Iya deh Mas, maaf ya Mas kalo tadi tehnya nggak enak", jawabnya.

"Nggak apa-apa kok", jawabku lagi.
Aku tinggal tunggu obat tidur itu bekerja. Ternyata begitu dia mau buat teh baru, eh dia sudah ambruk di dapur. Langsung saja kuangkat ke kamarku. Begitu sampai di kamarku, kutiduri di kasurku. Berhasil juga aku bisa membawa dia ke kamarku, pikirku dalam hati. Lalu aku mulai membukan bajunya, gile.. aku deg-degan, soalnya pertama kali nich! Kelihatan deh branya, dan di dalam bra itu ada benda imut berupa gundukan kecil yang bisa membuatku terangsang berat. Lalu kubuka roknya, kelitan CD-nya yang berwarna krem. Tubuhnya yang tinggal memakai bra dan CD membuat kemaluanku semakin tidak tahan. Tubuhnya lumayan putih. Dalam keadaan setengah telanjang itu, posisi dia kuubah menjadi posisi duduk, lalu kuciumi bibirnya, sambil meremas-remas payudaranya yang masih agak kecil itu. Dan tanganku yang satu lagi mengusap CD-nya di bagian bibir kemaluannya. Kumasukkan lidahku ke mulutnya dan aku juga berusaha menghisap dan menjilati lidahnya. Sekitar 10 menitan kulakukan hal itu. Setelah itu kubuka branya dan CD-nya. Wow, pertama kalinya aku melihat seorang gadis dengan keadaan telanjang secara langsung. Payudaranya terlihat begitu indah dengan puting yang kecoklatan baru akan tumbuh. Bagian kemaluannya belum ditumbuhi rambut-rambut dan terlihat begitu rapat.
Langsung kujilati dan kuhisapi payudaranya. Dan payudara yang satu lagi kuremas dan kuusap-usap serta kupilin-pilin putingnya. Putingnya tampak agak mengeras dan agak memerah. Setelah aku mainkan bagian payudaranya, kujilati dari dada turun ke arah perut dan terus ke arah bagian kemaluannya. Bagian itu kelihatan masih sangat polos, dan terlihat memang seperti punya anak kecil. Kubuka kedua pahanya dan belahan kemaluannya, begitu kudekati ingin menjilati. Tercium bau yang tidak kusuka, ah kupikir peduli amat, aku sudah nafsu sekali. Kutahan nafas saja. Kubuka belahan kemaluannya dan aku melihat apa yang di namakan klitoris, yang biasanya aku melihat di situs-situs X, akhirnya kulihat secara langsung. Lalu kujilati bagian klitorisnya itu. Tiba-tiba dia mengerang dan mendesah, "Sshh.." begitu. Aku kaget hampir kabur. Ternyata dia hanya mendesah saja dan tetap terus tidur. Ketika aku jilati itu, ternyata ada cairan yang meleleh keluar dari kemaluannya, kujilati saja. Rasanya asin plus kecut.
Nah sekarang aku dalam keadaan yang amat terangsang, tapi begitu kuperhatikan wajahnya dan ke seluruh tubuhnya aku jadi tidak tega untuk merebut keperawanannya. Aku kasihan tapi aku sudah dalam keadaan yang amat terangsang. Akhirnya kuputuskan untuk masturbasi saja. Soalnya aku tidak tega. Aku pakaikan dia baju lagi dan menidurkan di kamarnya. Yah, aku melepaskan pengalaman pertamaku untuk bercinta dengan seorang gadis mungil berumur 12 tahun! Tidak tahu deh aku menyesal atau tidak.
Setelah melepas kesempatan untuk bercinta dengan Ine. Aku jadi kepikiran terus. Setiap aku apa-ngapain, selalu ingat sama payudara mungilnya Ine dan daerah kemaluannya yang masih polos itu. Untungnya si Ine tidak pernah merasa pernah di apa-apain sama aku. Dia selalu bersikap biasa di depanku tapi akunya tidak biasa kala melihat dia. Soalnya pikiranku kotor melulu.
Pelampiasannya paling aku masturbasi sambil melihat gambar-gambar XX yang aku dapatkan dari situs-situs lolita. Tapi aku bosan juga dan hasrat ingin nge-gituin si Ine semakin besar saja. Sepertinya aku sudah tidak tahan.
Akhirnya pada suatu waktu, aku mendapat kabar yang amat sangat bagus, ternyata orangtuaku mau pindah ke luar negeri, karena bapakku ditugasi ke luar negeri selama 2 tahun. Jadi, aku tidak perlu takut dia mengadu sama ibuku, paling aku ancam sedikit dan aku kasih duit dia diam. Setelah kepergian orangtuaku ke luar negeri, aku langsung punya banyak planning untuk ngerjain dia. Yang pasti aku sudah malas membius-bius segala. Soalnya dia diam saja, tidak seru! Ya sudah aku merencanakan untuk memaksa dia saja (eh, kalau ini termasuk pemerkosaan tidak sih?).
Pada suatu hari, ketika Ine sedang mandi. Kuintip dia. Biasalah, cuma kelihatan belakangnya saja, tapi aku jadi bisa mengantisipasi kalau dia sudah selesai mandi langsung aku sergap saja. Untungnya setelah dia selesai mandi, keluar kamar mandi menuju kamarnya hanya memakai handuk saja tidak pakai apa-apa lagi. Begitu keluar kamar mandi langsung kututup mulutnya dan kupeluk dari belakang, dia-nya meronta-ronta. Cuma tenagaku sama tenaga anak umur 12 tahun menang mana sih. Kubawa masuk ke kamar dia saja. Soalnya kalau ke kamar aku jauh. Nanti kalau dia meronta-ronta malah lepas lagi. Pas masuk kamar dia kujatuhkan dia ke kasur sambil menarik handuknya. Dia kelihatan ketakutan sekali dengan tubuh tidak mengenakan apa-apa.

"Mas Andi, jangan Mas" mohonnya.

"Tidak apa-apa lagi Ne.. Paling sakitnya sedikit entar kamu pasti akan ngerasain enaknya", kataku.

Dia kelihatan seperti mau teriak, langsung saja kututup mulutnya.

"Jangan coba-coba teriak ya!" hardikku.

Dia mulai menangis. Aku jadi sedikit kasihan, tapi setan sudah menguasai tubuhku.

"Cobain enaknya deh.." kataku.

Sambil tetap menutup mulutnya kuraba dan kuelus payudaranya itu.

"Santai aja, jangan nangis. Nikmati enaknya kalo payudara kamu di elus-elus", kataku.
Setelah kulepas tanganku dari mulut dia, langsung kucium bibirnya. Ternyata dia lumayan menikmati ciuman sambil payudaranya tetap kuremas-remas. "Enak kan?" kataku. Dia diam saja. Terus kubuka CD-ku. Kukeluarkan batang kemaluanku. Dia kaget dan takut.

"Tolong pegangin anuku donk.. dipijitin ya.." pintaku.

Pertama-tama dia takut-takut untuk memegang anuku, tapi setelah lama dipegang sama dia, dia mulai memijiti. Wah, rasanya enak sekali anuku dipijiti sama dia. Setelah itu dia kusuruh tiduran,

"Mas mau ngapain?" tanyanya.

"Aku mau ngasih sesuatu hal yang paling enak, kamu nikmatin aja" jawabku.

Kubuka belahan pahanya, pertama dia tidak mau buka, tapi setelah kubujuk dia akhirnya membuka pahanya dan kujilati kemaluannya sampai ke klitorisnya. Dia mendesah-desah keenakan. "Tuh kan enak", kataku. Kujilati sampai keluar cairannya.
Aku merasa pemanasan sudah cukup, begitu kusiapkan batang kemaluanku ke depan liang kemaluannya dia menangis lagi dan berbicara,

"Jangan Mas, saya masih perawan."

"Saya juga tau kok kamu masih perawan", jawabku.

Aku tetap bersikeras untuk menyetubuhinya. Pas aku mau mendorong kemaluanku masuk ke dalam liang kemaluannya, eh dia meronta dan mau lari. Dengan cepat kutangkap. Wah, susah nih pikirku. Kebetulan di kamar dia kulihat ada tali untuk jemuran, kuambil dan kuikat saja tangan dan kakinya ke tempat tidur.

"Aku tahu kamu masih perawan, abis gimana lagi aku udah amat terangsang", kataku.

Dia memandangku dengan tatapan memohon dan sambil dengan keluar air mata.

"Atau kamu lebih suka lewat pantat, biar perawan tetap terjaga?" tanyaku.

"Iya deh Mas, lewat pantat aja ya.. tapi tidak apa-apa kan Mas? Nanti bisa rusak tidak pantat saya?" jawabnya.

"Tidak apa-apa kok", jawabku.

Ya, sudah kulepaskan talinya. Aku tanya sama dia, dia punya lotion atau tidak, soalnya kalau lewat pantat harus ada pelicinnya. Terus dia bilang punya. Kuambil dan kuolesi ke pantatnya dan kuolesin juga ke kemaluanku.
Langsung saja aku ambil posisi dan si Ine posisinya menungging dan pantatnya terlihat jelas. Aku mulai masukkan ke pantatnya. Pertama agak susah, tapi karena sudah diolesi lotion jadi agak lancar.

"Sslleb.. ahh.. enak sekali", jepitan pantatnya sangat kuat.

"Aduh.. Mas, sakit Mas.." rintihnya.

"Tahan sedikit ya Ne.." kataku.

Langsung saja kugenjot. "Gile banget, enaknya minta ampun.." Terus aku berfikir kalau lewat kemaluannya lebih enak apa tidak ya? masih perawan lagi. Ah, lewat kemaluannya saja dech, peduli amat dia mau apa tidak. Kulepaskan batang kemaluanku dari pantatnya. Aku membalikkan badannya terus kuciumi lagi bibirnya sambil meremas payudaranya.

"Udahan ya Mas, saya sudah cape.." pintanya.

"Bentar lagi kok", jawabku.

Setelah itu langsung kutindih saja badannya.

"Lho Mas mau ngapain lagi?" tanyanya sambil panik tapi tak bisa ngapa-ngapain karena sudah kutindih.

"Tahan dikit ya Ne.." kataku.

Langsung kututup mulutnya pakai tanganku dan batang kemaluanku kuarahkan ke liang kemaluannya. Dia terus meronta-ronta. Ine menangis lagi sambil berusaha teriak tapi apa daya mulutnya sudah kututup. Akhirnya batang kemaluanku sudah sampai tepat di depan lubang kemaluannya.
Aku mau masukkan ke lubangnya susahnya minta ampun, karena masih rapat barangkali ya? Tapi akhirnya kepala kemaluanku bisa masuk dan begitu kudorong semua untuk masuk, mata Ine terlihat mendelik dan agak teriak tapi mulutnya masih kututup dan terasa olehku seperti menabrak sesuatu oleh kemaluanku di dalam liang kemaluannya. Selaput dara mungkin, kuteruskan ngegituin dia walaupun dia sudah kelihatan sangat kesakitan dan berurai air mata. Kucoba lepas tanganku dari mulutnya. Dia menangis sambil mendesah, aku makin terangsang mendengarnya. Kugenjot terus sambil kupilin-pilin putingnya. Pada akhirnya aku keluar juga. Kukeluarkan di dalam luabang kemaluannya. Pas kucabut kemaluanku ternyata ada darah yang mengalir dari liang kemaluannya. Wah, aku merenggut keperawanan seorang anak gadis.

"Ine.. sorry ya.. tapi enak kan. Besok-besok mau lagi kan.." tanyaku.

Dia masih sesenggukan, dia bilang kalo kemaluannya terasa sakit sekali. Aku bilang paling sakitnya cuma sehari setelah itu enak.
Besok-besok dia aku kasih obat anti hamil dan aku bisa berhubungan dengan dia dengan bebas. Ternyata setelah setahunan aku bisa bebas berhubungan dengan dia, dia minta pulang ke kampung katanya dia dijodohi sama orangtuanya. Kuberikan uang yang lumayan banyak. Soalnya dia tidak balik lagi.

"Inget ya Ne.. kalo kamu lagi pingin begituan dateng aja ke sini lagi ya.."
Begitulah kisahku dan aku tetap suka sama cewek yang imut-imut. Kenapa ya? apa aku fedofil? Tapi sepertinya tidak deh, Soalnya yang kusuka itu harus punya payudara walaupun kecil. Jadi sepertinya aku bukan pedofil, Ok.
TAMAT